About

Ada game yang berakhir ketika cerita utamanya selesai. Lalu ada dunia seperti The Witcher 3: Wild Hunt, yang masih meninggalkan begitu banyak cerita bahkan setelah Geralt menyarungkan pedangnya.

Sebuah desa yang dilewati dalam perjalanan dapat menyimpan luka akibat perang. Seseorang yang hanya muncul dalam satu quest mungkin membawa kisah yang jauh lebih panjang daripada beberapa menit percakapan dengannya. Sebuah kontrak monster dapat berawal dari tragedi manusia, sementara keputusan yang tampak sederhana kadang meninggalkan konsekuensi yang baru terasa jauh setelah Geralt pergi.

Lore Media lahir dari keinginan untuk memperhatikan semua hal tersebut.

Saya Humaira, penulis di balik Lore Media. Melalui situs ini, saya mengikuti dan mendokumentasikan perjalanan Geralt of Rivia secara kronologis, lalu membahas cerita, karakter, tempat, monster, konflik, pilihan, dan detail-detail kecil yang membuat dunia The Witcher 3: Wild Hunt terasa hidup dan saling terhubung.

Lore Media bukan sekadar tempat untuk mencari objective berikutnya atau mengetahui cara tercepat menyelesaikan sebuah quest. Situs ini dibangun sebagai dokumentasi naratif perjalanan Geralt, dengan gameplay sebagai dasar perjalanan dan lore sebagai konteks untuk memahami apa yang terjadi di sepanjang jalan.

Mengikuti Perjalanan Geralt dari Awal

Pembahasan utama di Lore Media mengikuti satu perjalanan Geralt secara kronologis dan berkesinambungan.

Perjalanan dimulai dari bagian paling awal The Witcher 3: Wild Hunt, ketika Geralt dan Vesemir menelusuri jejak Yennefer melalui Temeria yang dilanda perang hingga pencarian mereka membawa keduanya ke White Orchard.

Dari sana, cerita bergerak mengikuti langkah Geralt sebagaimana dunia permainan perlahan terbuka di hadapannya.

White Orchard tidak diperlakukan sekadar sebagai wilayah pembuka sebelum pemain memasuki area yang lebih luas. Penduduk, tentara, medan perang, monster, dan berbagai peristiwa di sana menjadi gambaran awal tentang dunia yang sedang berubah akibat perang dan pergantian kekuasaan.

Ketika Geralt meninggalkan White Orchard, perjalanan Lore Media ikut bergerak bersamanya menuju Vizima, Velen, Novigrad, Skellige, Kaer Morhen, serta tempat-tempat lain yang menjadi bagian dari pencariannya. Pada waktunya, kisah dari Hearts of Stone dan Blood and Wine juga memiliki tempat dalam perjalanan yang sama.

Dengan pendekatan ini, artikel-artikel Lore Media tidak berdiri sebagai tulisan yang terputus satu sama lain. Sebuah pertemuan dapat menjadi konteks bagi peristiwa berikutnya, karakter lama dapat kembali, dan keputusan yang pernah dibuat dapat meninggalkan akibat jauh setelah Geralt berpindah tempat.

Pembaca yang mengikuti rangkaian ini sejak awal dapat melihat perjalanan tersebut berkembang secara utuh. Sementara itu, pembaca yang datang karena tertarik pada quest, karakter, monster, atau lokasi tertentu tetap dapat memahami konteks utama tanpa harus membaca seluruh artikel sebelumnya.

Quest Lebih dari Sekadar Objective

Salah satu kekuatan The Witcher 3 terletak pada banyaknya cerita penting yang ditemukan di luar jalur utama.

Permintaan sederhana dari seorang penduduk dapat berubah menjadi kisah tentang perang dan kehilangan. Kontrak yang awalnya terlihat seperti pekerjaan memburu monster dapat membuka tragedi yang telah terjadi bertahun-tahun sebelumnya. Pertemuan singkat di pinggir jalan kadang memperlihatkan keadaan dunia dengan cara yang tidak ditemukan dalam main quest.

Karena itu, Lore Media tidak hanya mengikuti cerita utama Geralt. Side quest, Witcher Contract, karakter sampingan, monster, lokasi, kejadian kecil, catatan, percakapan, dan detail lingkungan juga mendapatkan ruang ketika membantu memahami dunia atau perjalanan yang sedang berlangsung.

Lore Media juga tidak dibangun sebagai walkthrough yang hanya memindahkan pembaca dari satu langkah menuju langkah berikutnya. Informasi gameplay tetap dibahas ketika relevan, tetapi perhatian utamanya berada pada cerita di balik quest tersebut.

Siapa orang-orang yang terlibat? Apa yang terjadi sebelum Geralt datang? Mengapa konflik itu muncul? Bagaimana perang, kemiskinan, politik, kepercayaan, ketakutan, atau pilihan manusia memengaruhi keadaan yang akhirnya ditemukan Geralt?

Dunia The Witcher jarang menawarkan persoalan yang sepenuhnya hitam dan putih. Monster tidak selalu menjadi satu-satunya ancaman, kesalahan manusia tidak selalu lahir dari alasan sederhana, dan keputusan yang terlihat benar dari satu sisi dapat membawa akibat buruk dari sisi lain.

Di titik itulah sebuah quest berhenti terasa seperti aktivitas dalam game dan mulai menjadi cerita yang layak dibicarakan lebih lama.

Karakter dan Kehidupan di Sekitar Geralt

Geralt menjadi benang utama perjalanan Lore Media, tetapi dunia The Witcher tidak pernah hanya tentang dirinya.

Yennefer, Ciri, Vesemir, Triss, Dandelion, Zoltan, para penguasa kerajaan, penyihir, tentara, pedagang, pemburu, petani, kriminal, hingga orang-orang biasa yang hanya muncul sebentar memiliki tempat masing-masing dalam dunia tersebut.

Lore Media mencoba melihat karakter bukan hanya berdasarkan fungsi mereka dalam sebuah quest, tetapi juga melalui hubungan, latar belakang, motivasi, pilihan, dan keadaan dunia yang membentuk kehidupan mereka.

Ketika seseorang memiliki sejarah penting sebelum peristiwa yang sedang dibahas, konteks tersebut dapat dihadirkan agar pertemuan, percakapan, atau keputusan yang melibatkan mereka memiliki makna yang lebih utuh. Konteks digunakan untuk membantu memahami cerita, bukan untuk menumpuk trivia.

Monster dan Pekerjaan Seorang Witcher

Monster merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan Geralt, tetapi makhluk yang dihadapi seorang witcher tidak selalu cukup dipahami sebagai musuh yang harus dikalahkan.

Pembahasan dapat menelusuri bagaimana makhluk tersebut hidup, mengapa ia berada di suatu tempat, apa yang membuatnya berbahaya, bagaimana manusia berinteraksi dengannya, serta rangkaian peristiwa yang akhirnya membawa Geralt berhadapan dengannya.

Sebagian makhluk berkaitan erat dengan lingkungan tempat mereka hidup. Sebagian lainnya berhubungan dengan kutukan, kematian tragis, atau peristiwa yang meninggalkan akibat lama setelah manusia yang terlibat di dalamnya pergi. Perang dan kematian massal juga dapat menciptakan keadaan yang membuat makhluk tertentu semakin sering muncul.

Itulah sebabnya pembahasan monster sering kali tidak dapat dipisahkan dari cerita manusia di sekitarnya. Bagi seorang witcher, mengetahui apa yang harus dilawan hanyalah satu bagian dari pekerjaan. Memahami apa yang sebenarnya terjadi sering kali sama pentingnya.

Tempat yang Memiliki Cerita

Bagi Lore Media, lokasi bukan sekadar latar untuk berpindah dari satu objective menuju objective berikutnya.

Setiap wilayah memiliki masyarakat, konflik, kepercayaan, keadaan sosial, dan sejarahnya sendiri. Sebuah desa kecil dapat memperlihatkan dampak perang tanpa membutuhkan pidato panjang dari seorang penguasa. Reruntuhan dapat menjadi jejak kehidupan yang sudah hilang, sementara medan pertempuran, rumah kosong, jalan yang ditinggalkan, atau percakapan orang-orang biasa dapat mengatakan banyak hal tentang keadaan sebuah wilayah.

Karena itu, ketika Geralt memasuki tempat baru, pembahasan tidak hanya bertanya apa yang harus ia lakukan di sana, tetapi juga tempat seperti apa yang sedang ia datangi, apa yang telah terjadi sebelumnya, dan bagaimana kehidupan orang-orang yang tinggal di dalamnya.

Lore sebagai Konteks, Bukan Hiasan

The Witcher 3: Wild Hunt merupakan bagian dari dunia yang telah memiliki sejarah panjang sebelum cerita di dalam game tersebut dimulai.

Hubungan antar karakter telah terbentuk, kerajaan telah berperang, dan beberapa orang yang ditemui Geralt memiliki sejarah bersamanya jauh sebelum pemain melihat mereka bertemu dalam The Witcher 3.

Karena itu, Lore Media dapat membawa konteks dari game sebelumnya atau materi resmi lain ketika informasi tersebut benar-benar membantu memahami karakter, konflik, lokasi, atau peristiwa yang sedang dibahas.

Namun batasnya tetap perlu jelas. Apa yang terjadi langsung dalam The Witcher 3, apa yang berasal dari bagian lain dunia The Witcher, dan apa yang merupakan interpretasi tidak seharusnya dicampur seolah semuanya memiliki tingkat kepastian yang sama.

Jika sebuah kesimpulan bersifat interpretatif, Lore Media memperlakukannya sebagai pembacaan terhadap cerita, bukan sebagai fakta lore yang mutlak.

Tujuannya sederhana. Lore harus membuat sebuah cerita lebih mudah dipahami dan lebih bermakna, bukan sekadar membuat artikel terlihat penuh informasi.

Bagaimana Artikel Lore Media Disusun

Rangkaian artikel Lore Media dibangun dari perjalanan The Witcher 3: Wild Hunt yang saya mainkan dan dokumentasikan sendiri. Gameplay tersebut menjadi dasar utama untuk mengikuti urutan perjalanan Geralt, quest yang dijalani, pilihan yang dibuat, karakter yang ditemui, lokasi yang dikunjungi, serta berbagai peristiwa yang terjadi sepanjang permainan.

Dokumentasi gameplay kemudian diperkaya dengan pembacaan dialog, jurnal quest, buku dan catatan dalam game, deskripsi item, bestiary, lingkungan, serta lore yang relevan. Ketika sebuah pembahasan membutuhkan konteks di luar apa yang terlihat langsung selama permainan, Lore Media berupaya menggunakan sumber yang relevan dan dapat diverifikasi, dengan mengutamakan materi resmi ketika tersedia.

Screenshot gameplay digunakan sebagai dokumentasi visual perjalanan. Sebisa mungkin, gambar yang muncul dalam artikel tidak hadir hanya sebagai dekorasi, tetapi menunjukkan karakter, tempat, peristiwa, petunjuk, atau suasana yang benar-benar berkaitan dengan pembahasan.

Karena rangkaian artikel mengikuti perjalanan yang sama, urutan kejadian dan pilihan yang benar-benar dimainkan dijaga agar tetap konsisten dari satu artikel ke artikel berikutnya. Jika game menyediakan jalur atau konsekuensi lain yang relevan, kemungkinan tersebut dapat dijelaskan sebagai alternatif tanpa mencampurkannya dengan perjalanan utama yang sedang didokumentasikan.

Nama karakter, quest, lokasi, monster, dan istilah penting dipertahankan dalam bentuk yang mudah dikenali pemain agar penjelasan tetap terhubung dengan apa yang mereka lihat di dalam game.

Akurasi lebih penting daripada mempertahankan tulisan lama hanya karena sudah diterbitkan. Jika ditemukan kekeliruan faktual atau konteks baru menunjukkan bahwa sebuah penjelasan perlu diperbaiki, artikel dapat diperbarui.

Pilihan, Interpretasi, dan Spoiler

Salah satu kekuatan The Witcher 3 adalah banyaknya keputusan yang tidak menawarkan jawaban sempurna.

Ketika sebuah artikel membahas pilihan, Lore Media tidak menetapkan satu keputusan sebagai jawaban mutlak hanya karena hasilnya terlihat paling menguntungkan. Pembahasan dapat melihat keadaan ketika keputusan tersebut dibuat, informasi yang dimiliki Geralt pada saat itu, alasan yang mendukung setiap pilihan, serta konsekuensi yang mungkin mengikutinya.

Perjalanan yang benar-benar dimainkan tetap menjadi jalur utama artikel. Pilihan lain dibahas sebagai kemungkinan alternatif ketika relevan, sehingga pembaca dapat membedakan antara apa yang terjadi dalam rangkaian Lore Media dan apa yang dapat terjadi melalui jalur permainan lain.

Pendekatan yang sama berlaku terhadap spoiler. Situs yang membahas perjalanan Geralt secara mendalam tentu tidak mungkin sepenuhnya bebas dari spoiler, tetapi Lore Media berusaha menjaga informasi tetap sedekat mungkin dengan batas cerita yang sedang dibahas.

Peristiwa besar yang masih jauh di depan tidak perlu dibuka hanya karena sebuah detail mempunyai hubungan dengannya. Bagi pemain yang sedang menjalani The Witcher 3 untuk pertama kalinya, mengikuti rangkaian perjalanan secara kronologis dapat membantu mempertahankan lebih banyak kejutan yang masih menunggu di depan.

Ditulis untuk Pembaca Indonesia

Lore Media dibuat dalam bahasa Indonesia untuk pemain dan pembaca Indonesia yang ingin mengenal dunia The Witcher 3 lebih dalam.

Dunia The Witcher memiliki sejarah, politik, hubungan karakter, istilah, dan lore yang luas. Tidak semua orang ingin berpindah dari satu sumber berbahasa asing ke sumber lainnya hanya untuk memahami cerita yang baru saja mereka alami di dalam game.

Karena itu, Lore Media ingin menghadirkan pembahasan yang kaya konteks tetapi tetap terasa natural ketika dibaca dalam bahasa Indonesia.

Nama dan istilah tertentu dipertahankan sebagaimana dikenal di dalam game apabila menerjemahkannya justru berisiko menghilangkan identitas, mengubah nuansa, atau membuat istilah tersebut lebih sulit dikenali oleh pemain.

Tujuannya bukan membuat dunia The Witcher menjadi lebih sederhana daripada aslinya, melainkan membuat kedalamannya lebih mudah dinikmati oleh pembaca Indonesia.

Tentang Humaira

Saya menulis Lore Media dengan satu prinsip sederhana. Informasi harus dapat dipertanggungjawabkan, tetapi sebuah cerita tidak harus kehilangan rasanya hanya karena sedang dijelaskan.

Karena itu, saya mencoba menyatukan dokumentasi gameplay, konteks lore, pengamatan terhadap dunia, dan penceritaan yang tetap dekat dengan pengalaman ketika memainkan The Witcher 3.

Saya tidak ingin Lore Media menjadi katalog quest atau kumpulan fakta yang berdiri sendiri. Saya ingin setiap artikel terasa memiliki tempat dalam perjalanan yang sama, sekaligus tetap memberikan sesuatu yang berarti ketika dibaca secara terpisah.

Kenapa Lore Media Ada

Lore Media ada karena saya percaya sebuah game dapat meninggalkan sesuatu yang bertahan lebih lama daripada waktu yang kita habiskan untuk memainkannya.

The Witcher 3 dipenuhi cerita tentang keluarga yang kehilangan satu sama lain, cinta, kesetiaan, prasangka, ketakutan, perang, kekuasaan, pengkhianatan, dan orang-orang yang mencoba bertahan dalam keadaan yang tidak mereka pilih. Ia juga dipenuhi makhluk yang disebut monster tetapi terkadang membawa kisah yang lebih tragis daripada manusia yang memburunya, serta keputusan yang terasa berbeda setelah kita mengetahui akibatnya.

Cerita-cerita itulah yang ingin Lore Media dokumentasikan.

Saya berharap Lore Media tumbuh menjadi tempat berbahasa Indonesia yang dapat dikunjungi ketika seseorang ingin memahami dunia The Witcher 3 lebih dalam, mengingat kembali karakter yang pernah ditemui, menelusuri pilihan yang pernah dibuat, atau memahami cerita yang tertinggal setelah sebuah quest berakhir.

Perjalanan Geralt bukan hanya tentang mencapai tujuan akhirnya. Perjalanan itu juga dibentuk oleh orang-orang yang ia temui, tempat yang ia lewati, keputusan yang ia ambil, dan cerita yang tertinggal setelah ia pergi.

Lore Media akan mencatat perjalanan itu satu cerita pada satu waktu.

Saya Humaira, dan inilah tempat saya menuliskannya.

Selamat datang di Lore Media.

Good luck on the Path.


Catatan independensi: Lore Media adalah situs penggemar independen dan merupakan karya penggemar tidak resmi. Situs ini tidak berafiliasi dengan, disetujui oleh, atau didukung oleh CD PROJEKT RED. Hak atas The Witcher, The Witcher 3: Wild Hunt, serta materi resmi yang dirujuk tetap berada pada pemegang haknya masing-masing.

Posting Komentar