Family Matters Hilangnya Anna dan Tamara di Crow's Perch

Kamar yang pernah ditempati Ciri di Crow's Perch dan percakapan dengan Gretka belum memberi Geralt petunjuk yang cukup untuk melanjutkan pencariannya. Phillip Strenger masih menahan kelanjutan kisah Ciri sampai Geralt membantu menemukan Anna dan Tamara.

Geralt memulai pemeriksaan dari kamar yang digunakan Baron bersama Anna. Di sana, pencarian terhadap dua orang yang hilang mulai menghasilkan sesuatu yang tidak datang dari cerita Phillip sendiri. Untuk pertama kalinya dalam urusan keluarga Strenger, Geralt dapat membandingkan keterangan Baron dengan bukti yang ditinggalkan di dalam rumahnya.

Lubang di Balik Lukisan

Di antara perabot kayu dan tempat tidur yang masih tertata, Geralt menemukan kejanggalan pada dinding. Ada bagian yang warnanya berbeda, bekas tempat sebuah lukisan pernah tergantung. Lukisan Baron dan Anna kini berada di bagian lain ruangan.

Ketika lukisan itu disingkirkan, tampak lubang pada panel kayu di belakangnya. Papan-papannya pecah, dengan lemari terlihat di sisi seberang. Geralt mempertanyakan siapa yang ingin menutupi kerusakan itu, lalu meneruskan pemeriksaan ke balik dinding.

Geralt memeriksa lubang di panel kayu dengan lemari terlihat di baliknya.
Lukisan menutupi kerusakan yang membuat Geralt memeriksa sisi lain dinding.

Di dalam lemari, Geralt menemukan potongan tempat lilin kayu yang cocok dengan bagian yang hilang dari tempat lilin di atas meja. Benda itu telah menghantam dinding hingga menembus ke lemari. Hubungan antara benda yang patah dan kerusakan di sekitarnya memberi Geralt dasar untuk menyimpulkan bahwa pernah terjadi perkelahian di kamar ini.

Perubahan letak lukisan membuat keadaan kamar tidak bisa dibaca sebagai rekaman utuh perkelahian. Ada bekas yang tertinggal dan ada bagian yang telah ditutupi. Geralt perlu memisahkan kerusakan akibat benturan dari perubahan yang membuatnya sulit terlihat. Orang yang masuk dan hanya melihat potret pasangan itu dapat melewatkan bagian terpenting dari keadaan kamar.

Pertanyaan Geralt kini bergeser dari ke mana Anna pergi menuju apa yang terjadi sebelum kepergiannya. Arah pencarian bergantung pula pada keadaan mereka saat pergi. Jika ada hubungan antara perkelahian dan hilangnya kedua perempuan itu, Geralt perlu memahaminya agar dapat menilai bahaya yang mungkin mereka hadapi. Namun, lubang dan benda yang patah belum memberitahunya siapa yang menyerang siapa.

Jejak Anggur dan Sebuah Talisman

Pemeriksaan di sekitar tempat lilin juga mengungkap bekas anggur yang tumpah. Aroma itu memberi Geralt cara untuk menelusuri apakah jejak dari kamar berlanjut ke bagian lain bangunan. Dengan Witcher Senses, ia mengikutinya keluar dari kamar dan menuruni tangga.

Pada lantai kecil di antara dua tingkat bangunan, jejak aroma itu menghilang. Geralt memeriksa papan lantai yang longgar dan menemukan sebuah talisman di bawahnya. Ia mengenali bau dupa juniper dan menilai benda itu sebagai jimat pelindung.

Penemuan talisman memberi Geralt benda konkret untuk ditanyakan kepada Phillip.
Penemuan talisman memberi Geralt benda konkret untuk ditanyakan kepada Phillip.

Dalam The Witcher pertama, Geralt sudah menjumpai jimat pelindung dengan fungsi praktis. Pita merah, misalnya, dapat digunakan sebagai talisman pengusir drowner. Benda sederhana seperti itu mempertemukan kebutuhan untuk bertahan hidup dengan kepercayaan yang menyertai benda-benda sehari-hari.

Geralt mengenali talisman temuannya sebagai bagian dari praktik rakyat, tetapi belum mengetahui kemampuan maupun maksud khusus pembuatannya. Ada pertanyaan tentang siapa yang membuat atau memberikannya, serta alasan benda itu dikenakan. Pemeriksaan kini menyentuh cara seseorang memahami bahaya dan mencari pertolongan, sesuatu yang tidak dapat dijawab hanya dengan mencocokkan potongan kayu.

Identitas pemakainya masih perlu ditanyakan kepada Phillip. Geralt menyimpan talisman itu, lalu memperluas pemeriksaan ke kamar Tamara. Jika ruang orang tuanya menyimpan bekas suatu kejadian, ruang sang putri dapat memberi konteks tentang orang yang ikut menghilang.

Jejak Pribadi Tamara

Kamar Tamara memiliki meja dengan buku-buku dan lilin menyala, dikelilingi rak serta lemari. Geralt memasuki ruang pribadi putri Baron, di luar kamar yang dipakai kedua orang tuanya. Berbeda dari kamar Baron dan Anna yang menyimpan bekas suatu kejadian, ruangan ini lebih banyak berbicara tentang orang yang tinggal di dalamnya.

Di sana Geralt menemukan beberapa benda yang tidak memberi satu jawaban sekaligus, tetapi membuka sisi Tamara yang belum pernah disampaikan Phillip. Sebuah Letter to Tamara memperlihatkan bahwa ia telah menerima pesan dari lingkungan di luar keluarganya. Pengirimnya menggambarkan kelompok mereka seperti sebuah keluarga yang saling membantu melewati masa sulit, tidak mengorek masa lalu lebih jauh dari yang rela diceritakan, dan lebih memilih memandang masa depan sambil melawan apa yang mereka sebut kejahatan serta kebejatan.

Bagi Geralt, bahasa dalam surat itu belum cukup untuk membuktikan mengapa Tamara pergi atau siapa tepatnya kelompok tersebut. Namun, tawaran tentang keluarga, penerimaan, dan masa depan memiliki bobot ketika ditemukan di kamar seorang anak yang sedang dicari ayahnya. Surat itu menunjukkan bahwa Tamara mungkin memiliki tempat berpijak di luar rumah Baron tanpa memberi Geralt dasar untuk menyimpulkan lebih jauh dari yang tertulis.

Geralt membaca Letter to Tamara yang ditemukan di kamar Tamara di Crow's Perch.
Letter to Tamara menunjukkan adanya hubungan sang putri dengan kelompok di luar keluarganya.

Di bawah tempat tidur, Geralt juga menemukan sebuah boneka dengan bentuk yang cukup kasar. Naluri witcher membuatnya lebih dulu mempertimbangkan kemungkinan yang lebih gelap. Benda semacam itu dapat menyerupai media yang dipakai untuk menyakiti seseorang melalui sihir. Di kamar Tamara sendiri, Geralt belum memiliki cukup informasi untuk memastikan maksud boneka tersebut. Jawabannya baru muncul ketika ia kembali kepada Phillip.

Petunjuk yang benar-benar membuka jalur baru berada di dalam lemari. Geralt menemukan dupa dan sebuah kunci berkarat. Dengan Witcher Senses, ia mengikuti aroma dupa hingga ke bagian bawah bangunan, sedangkan kunci itu membuka pintu terkunci pada ujung jejak tersebut. Dupa memberi arah. Kunci memberi akses.

Di balik pintu itu, Geralt menemukan altar Eternal Fire. Lilin memenuhi rak-rak di dinding, sementara api menyala dalam wadah di atas meja. Temuan itu membuat dupa dan kunci dari kamar Tamara tidak lagi tampak sebagai benda terpisah. Keduanya menghubungkan ruang pribadi sang putri dengan tempat ibadah tersembunyi di bagian bawah Crow's Perch.

Geralt menghadap altar Eternal Fire dengan lilin dan jejak aroma Witcher Senses.
Dupa dan kunci Tamara mengarahkan Geralt ke altar Eternal Fire di bawah Crow's Perch.

Eternal Fire bukan keyakinan yang asing bagi Geralt. Dalam The Witcher pertama, ia telah berhadapan dengan para pemeluknya di sekitar Vizima. Ajaran kultus itu memandang api yang tak padam sebagai lambang bertahan hidup, penuntun melewati kegelapan, kemajuan, dan harapan akan hari yang lebih baik. Pada masa The Witcher 3, pusat kekuatannya berada di Novigrad dan pengaruh gerejanya telah menyebar melampaui kota tersebut.

Altar itu tidak memberi Geralt jawaban tentang ke mana Tamara pergi. Namun, jejak dupa dari kamarnya menuju ruang ibadah tersebut menunjukkan bahwa Eternal Fire sudah memiliki tempat dalam kehidupan pribadinya. Geralt belum tahu seberapa jauh hubungan itu berjalan, dan pada titik ini ia juga belum punya dasar untuk menghubungkan keyakinan tersebut dengan hilangnya Tamara.

Temuan tentang Anna dan Tamara kini juga bersinggungan dengan dua jalur keyakinan yang berbeda. Talisman Anna mengarah pada praktik perlindungan rakyat yang asalnya belum dipahami Geralt, sementara dupa dan altar Tamara mengarah pada Eternal Fire yang lebih terorganisasi. Belum ada dasar untuk menjadikan perbedaan itu sebagai penyebab kepergian mereka, tetapi keduanya menunjukkan sisi kehidupan yang tidak dijelaskan Phillip.

Perbedaan kedua kamar juga membentuk dua jenis bukti. Ruang Baron dan Anna membuat Geralt merekonstruksi apa yang mungkin terjadi sebelum kepergian mereka melalui kerusakan, anggur, dan talisman. Kamar Tamara lebih banyak memberi konteks tentang orang yang sedang ia cari melalui surat, boneka, dupa, kunci, dan altar. Phillip tahu putrinya hilang. Geralt belum mendapatkan alamat tujuan Tamara, tetapi kini ia mulai memahami putri Baron sebagai seseorang, bukan sekadar nama kedua setelah Anna dalam daftar orang hilang.

Ketika Phillip Harus Menjelaskan

Geralt kembali kepada Phillip setelah memeriksa kedua kamar dan mengikuti jejak dari sana. Baron menyambutnya dengan pertanyaan, “Sudah selesai mengintip?” Kini Geralt membawa beberapa hal yang tidak berasal dari cerita Phillip, termasuk sebuah boneka yang ia temukan di kamar Tamara.

Geralt semula mencurigai boneka itu sebagai benda yang mungkin digunakan untuk semacam sihir hitam. Reaksi Phillip langsung membalik dugaan tersebut. Ia mengatakan bahwa boneka itu buatannya sendiri. Tamara masih berumur empat, mungkin lima musim dingin ketika mereka berada di Vizima pada hari pasar. Anak itu melihat Triss Merigold dan bersikeras ingin memiliki boneka yang menyerupai sang sorceress, sehingga Phillip membuatkannya dengan tangannya sendiri.

Phillip Strenger berbicara tentang Tamara kecil dan Triss Merigold di Vizima.
Phillip mengungkap bahwa ia membuat boneka itu untuk Tamara saat masih kecil.

Triss bukan nama asing bagi Geralt maupun sejarah Temeria. Sorceress dari Maribor itu pernah menjadi penasihat Raja Foltest dan sudah lama menjadi sosok yang dekat dengan Geralt. Namun dalam cerita Phillip, nama sebesar itu menyusut menjadi kenangan yang sangat domestik. Seorang anak melihat Triss di pasar, lalu pulang dengan keinginan memiliki boneka seperti dirinya.

Boneka itu tidak membatalkan kerusakan yang ditemukan Geralt di kamar Baron dan Anna, juga tidak menjelaskan mengapa Tamara pergi. Nilainya justru terletak pada ketegangan tersebut. Di satu sisi ada benda yang dibuat seorang ayah untuk putrinya ketika masih kecil. Di sisi lain, kamar Tamara menyimpan surat dan jalur menuju tempat ibadah yang memperlihatkan sisi hidupnya di luar cerita sang ayah. Hubungan mereka jelas memiliki masa lalu yang tidak sama dengan keadaan sekarang.

Sebutan mengintip menempatkan pemeriksaan Geralt sebagai urusan privasi, padahal hasilnya diperlukan untuk memenuhi permintaan Baron sendiri. Untuk mencari Anna dan Tamara, Geralt harus menanyakan hal-hal yang menyentuh kehidupan Phillip sebagai suami dan ayah. Setelah boneka, pertanyaan berikutnya jauh lebih sulit dijawab dengan sebuah kenangan.

Geralt menanyakan tanda-tanda perkelahian yang ia temukan. Phillip mengaku mabuk pada malam istri dan putrinya menghilang, sehingga tidak mengingat apa yang terjadi. Mengenai anggur yang tumpah, ia mengatakan mungkin dirinya sendiri yang menumpahkannya. Ia menawarkan kemungkinan tentang anggur itu tanpa menjelaskan bagaimana kamar mereka sampai rusak.

Phillip Strenger mengaku mabuk dan tidak mengingat malam Anna dan Tamara pergi.
Pengakuan Phillip tentang mabuk membuat kesaksiannya tidak cukup menjelaskan bekas perkelahian.

Geralt tidak dapat menyusun urutan malam itu hanya dari jawaban Phillip. Pengakuan bahwa ia mabuk menjelaskan batas ingatannya, tetapi tidak membuktikan bahwa Phillip berbohong ataupun menjelaskan bukti yang ditemukan Geralt. Kesaksiannya tetap perlu dibandingkan dengan sumber lain. Bekas perkelahian masih menuntut penjelasan, meski Baron mengaku tidak mengingatnya.

Kekuasaan Phillip di Crow's Perch tidak berarti ia memahami keluarganya sendiri. Penjaga, gerbang, dan orang-orang di benteng berada di bawah perintahnya, tetapi Geralt tetap harus membaca bekas di dinding serta benda yang ditinggalkan penghuninya, lalu mengujinya terhadap ingatan pemilik rumah.

Pembicaraan berlanjut pada talisman. Phillip mengenalinya sebagai benda yang dikenakan Anna, tetapi tidak dapat memastikan asalnya. Keterangan tersebut menghubungkan temuan Geralt dengan perempuan yang sedang dicari dan membuka pertanyaan tentang siapa yang mungkin memberikannya.

Phillip menyebut Pellar, seorang lelaki tua yang tinggal dekat Blackbough. Sebutan pellar merujuk pada figur kepercayaan rakyat seperti peramal dan penyembuh di pedesaan. Warga dapat mendatangi orang seperti itu untuk urusan ramalan, penyakit, jimat, maupun gangguan yang dianggap berada di luar pengetahuan biasa. Peran semacam itu membuat Pellar masuk akal untuk ditanyai tentang talisman Anna.

Pertanyaan tentang talisman membawa Geralt menuju pengetahuan yang tidak berada di tangan penguasa benteng. Seorang praktisi setempat mungkin mengenali cara pembuatan atau pemakaiannya, sementara Phillip hanya dapat menghubungkannya dengan Anna. Nilai petunjuk ini terletak pada kesempatan untuk memperoleh penjelasan yang berbeda dari keterangan orang yang meminta bantuan Geralt.

Phillip berbicara kepada Geralt tentang Pellar yang tinggal dekat Blackbough.
Keterangan tentang Pellar membuka jalan untuk memeriksa asal talisman di luar cerita Phillip.

Cerita boneka memberi Phillip satu bagian dari masa lalu Tamara, sementara surat dan altar memperlihatkan sisi kehidupan putrinya yang tidak muncul dalam keterangannya. Setelah memeriksa kedua kamar, Geralt kini membawa bukti yang lahir dari penyelidikannya sendiri, bukan hanya cerita dari orang yang meminta bantuannya.

Untuk Anna, talisman membuka arah berikutnya. Geralt harus meninggalkan Crow's Perch dan mencari Pellar dekat Blackbough, orang yang mungkin dapat mengenali benda yang dikenakan Anna.

Geralt tidak lagi hanya menunggu Phillip bercerita.

Posting Komentar

Lebih lama Lebih baru