Talisman yang ditemukan saat menyelidiki hilangnya Anna dan Tamara membawa Geralt keluar dari Crow's Perch. Phillip Strenger telah menyebut Pellar dekat Blackbough sebagai orang yang mungkin mengenali jimat itu. Kini Geralt harus menemui lelaki tua tersebut, dan jalan menuju keterangan tentang Anna ternyata melewati persoalan yang sangat berbeda dari bekas perkelahian di rumah Baron.
Di hutan sekitar pondok Pellar, kemampuan melacak dan bertarung saja tidak cukup untuk menuntaskan urusannya. Geralt juga harus membujuk seekor kambing bernama Princess agar mau pulang. Pencarian keluarga Strenger bergantung pada orang yang membutuhkan kambing itu, sehingga pekerjaan kecil ini tidak bisa begitu saja disisihkan.
Keluhan Edric di Depan Pintu Pellar
Geralt mendapati anak buah Baron berkumpul di depan pondok kayu beratap jerami. Beberapa membawa senjata, dan kedatangan mereka membuat Pellar bertahan di dalam. Sebelum dapat menanyakan talisman, Geralt perlu memahami apa yang diinginkan orang-orang di depan pintu.
![]() |
| Anak buah Baron menghalangi pertemuan Geralt dengan Pellar di pondoknya. |
Keluhan mereka berpusat pada Edric, salah satu kawan mereka yang pernah menerima pertolongan Pellar. Menurut cerita mereka, Pellar menilai ada sesuatu yang jahat bersarang di dalam perut Edric, lalu menyuruhnya memakan rowan berries dalam jumlah banyak. Hasilnya jauh dari yang diharapkan. Edric justru terus mendekam di kakus, sementara pustula-pustula keras muncul di pantatnya. Bagi anak buah Baron yang datang ke pondok itu, keadaan tersebut sudah cukup untuk menyimpulkan bahwa pengobatan Pellar bukan menyembuhkan teman mereka, melainkan membuat penderitaannya semakin parah.
Ada ironi kecil di balik pengobatan yang gagal itu. Rowan memang memiliki sejarah penggunaan dalam pengobatan rakyat, termasuk sebagai pencahar ringan. Namun tidak ada keterangan yang memastikan apakah keadaan Edric berasal dari sifat buah tersebut, jumlah yang dimakannya, atau diagnosis Pellar sejak awal. Yang jelas, hasil akhirnya membuat kawan-kawannya menganggap sang penyembuh telah gagal, dan kemarahan mereka kini tertuju langsung ke pondoknya.
Geralt tidak perlu menentukan apakah Pellar salah mendiagnosis Edric atau sekadar memberikan pengobatan yang buruk. Salah satu jalan damai yang terbuka adalah menawarkan penanganan yang lebih praktis. Geralt dapat menyarankan seduhan daun mullein untuk gangguan perut Edric dan mallow untuk pustula-pustulanya. Jika jalur ini dipilih, anak buah Baron pergi tanpa pertumpahan darah dan membawa pulang saran tersebut. Ada pula callback kecil di Crow's Perch. Edric sebelumnya dapat ditemukan terus bertahan di kakus, tetapi setelah Geralt menawarkan pengobatan itu, ia tidak lagi berada di sana.
![]() |
| Keluhan tentang Edric membuka pilihan penyelesaian melalui pengetahuan pengobatan Geralt. |
Kesempatan tersebut berkaitan dengan pertemuan damai di Inn at the Crossroads. Geralt sebelumnya menawarkan minum kepada anak buah Baron dan menghindari pertumpahan darah. Jika ia membunuh mereka di penginapan, tawaran membantu Edric dapat berbalik menjadi pertarungan ketika kelompok di pondok mengenalinya. Keputusan lama menjaga satu kemungkinan damai tetap terbuka pada pertemuan berikutnya.
Geralt juga dapat menggunakan Axii untuk menyuruh mereka pergi, sedangkan ancaman dapat memicu pertarungan dan tawaran uang ditolak. Membantu Edric merupakan pilihan yang paling masuk akal untuk keadaan Geralt saat ini. Ia membutuhkan bantuan Pellar dan memiliki cara untuk meredakan alasan kemarahan anak buah Baron tanpa perkelahian. Jalan menuju informasi masih bisa dibuka dengan menyelesaikan masalah orang lain.
Pembuat Jimat Anna
Di dalam pondok, Geralt akhirnya berhadapan dengan lelaki tua yang disebut Phillip. Tidak ada nama pribadi yang diperkenalkan kepadanya. Penduduk sekitar mengenalnya melalui perannya sebagai Pellar, seorang penyembuh, peramal, pembuat jimat, dan praktisi ritual rakyat yang melayani masyarakat pedesaan di sekitar Blackbough. Ia bukan mage dengan pendidikan formal seperti para penyihir yang pernah ditemui Geralt. Pengetahuannya tumbuh dari ramuan, pertanda, ritual, dan hubungan dengan roh yang masih dipercaya di pedesaan Velen.
Reputasi Pellar membuat batas antara rasa hormat dan rasa takut menjadi tipis. Catatan tentang dirinya menyebut berbagai cerita yang beredar di antara penduduk Velen. Ada yang percaya ia mampu berbicara dengan orang mati, sementara cerita lain bahkan mengaitkannya dengan kematian ayahnya sendiri ketika masih muda. Desas-desus yang lebih kasar menuduhnya memiliki kedekatan tidak pantas dengan hewan ternak. Belum ada alasan bagi Geralt untuk menerima semua cerita itu sebagai kebenaran, tetapi rumor tersebut menunjukkan posisi Pellar di mata masyarakat. Orang-orang datang kepadanya ketika membutuhkan pertolongan, lalu sama mudahnya mencurigainya ketika sesuatu berjalan buruk.
Cara Pellar berbicara memperkuat kesan bahwa Geralt sedang berhadapan dengan orang dari tradisi yang berbeda. Ia sering menyebut dirinya sendiri sebagai pellar, memakai pengulangan, metafora, dan susunan kalimat yang tidak biasa. Dalam versi Polandia, karakter ini disebut Guślarz, istilah bagi pelaku ritual magis rakyat. Lokalisasi Inggris menggantinya dengan Pellar, istilah lama dari Cornwall untuk conjurer atau cunning man, lalu mempertahankan kesan kuno melalui gaya tutur arkais. Pilihan bahasa itu ikut membedakannya dari penyihir akademis maupun pendeta agama terorganisasi.
Di balik segala keanehan itu, Pellar segera menunjukkan bahwa pengetahuannya tidak kosong. Ia mengenali talisman yang dibawa Geralt dengan sangat spesifik. Jimat tersebut dibuat dari spruce yang baru dipotong, diperciki darah kambing, lalu diberi dupa dari earthsmoke dan juniper. Pellar sendiri yang membuatnya untuk Anna sebagai perlindungan. Aroma juniper yang sebelumnya dikenali Geralt ketika menyelidiki Crow's Perch kini bukan lagi sekadar petunjuk tanpa pemilik. Ia akhirnya berdiri di hadapan orang yang tahu bagaimana benda itu dibuat dan untuk siapa benda tersebut ditujukan.
Namun penjelasan itu sekaligus memperbesar persoalan. Menurut Pellar, Anna dikepung sesuatu yang jahat, sebuah kekuatan lama yang ingin menguasainya. Ia belum dapat memberi Geralt nama atau lokasi yang bisa langsung dikejar. Untuk pertama kalinya dalam penyelidikan keluarga Strenger, sebuah bukti fisik membawa Geralt menuju bagian kehidupan Anna yang tidak muncul dalam cerita Phillip maupun jejak yang tertinggal di rumah mereka.
![]() |
| Pellar menghubungkan talisman itu dengan Anna dan tujuan perlindungannya. |
Nilai Pellar bagi penyelidikan Geralt terletak pada sesuatu yang tidak dimiliki Phillip. Baron hanya tahu bahwa Anna mengenakan talisman tersebut, sedangkan Pellar pernah berhubungan langsung dengannya dan membuat perlindungan itu atas kebutuhannya. Artinya, Geralt akhirnya memiliki sumber dari luar rumah tangga Strenger yang mengetahui bahwa masalah Anna telah dimulai sebelum malam ketika ia menghilang dari Crow's Perch.
Tetapi Geralt juga harus membedakan dua jenis keterangan yang keluar dari mulut orang yang sama. Asal talisman, bahan pembuatannya, dan fakta bahwa benda itu diberikan kepada Anna berasal dari pengalaman langsung Pellar. Apa yang terjadi kepada Anna setelah itu berbeda. Untuk mengetahui sesuatu yang tidak ia saksikan sendiri, Pellar harus mencarinya melalui ramalan. Bagi Geralt, perbedaan itu penting. Ia tidak perlu mempercayai seluruh reputasi atau bahasa mistis lelaki tua tersebut untuk mengakui bahwa Pellar memegang petunjuk yang belum dimiliki orang lain.
Princess Menjadi Syarat
Ketika pembicaraan sampai pada keberadaan Anna dan Tamara, Pellar tidak tahu di mana mereka berada. Pengetahuan langsungnya berhenti pada kunjungan Anna dan talisman yang pernah dibuatnya. Untuk mencari apa yang terjadi sesudahnya, ia menawarkan cara lain. Pellar akan meminta jawaban melalui roh dan melakukan ramalan yang, menurutnya, dapat memberi Geralt arah pencarian baru.
Ada satu masalah. Ritual itu membutuhkan Princess. Nama tersebut mula-mula terdengar seperti panggilan untuk seseorang, tetapi Pellar segera menjelaskan bahwa Princess adalah kambing betina miliknya yang kabur ketika anak buah Baron membuat keributan di sekitar pondok. Tidak pernah dijelaskan mengapa ia memberi kambing itu nama seperti gelar bangsawan. Yang terlihat jelas justru kasih sayang Pellar terhadap hewan tersebut. Princess bukan ternak tanpa nama yang kebetulan berada di kandangnya, melainkan hewan kesayangan yang kebiasaan dan kesukaannya ia kenal dengan baik.
Kebutuhan terhadap Princess juga bukan sekadar alasan Pellar untuk menyuruh Geralt mengambil kembali hewan kesayangannya. Ia menegaskan bahwa tanpa kambing itu ramalan tidak dapat dilakukan. Geralt belum perlu mengetahui seluruh prosesnya untuk memahami syarat tersebut. Jika ingin mendapatkan petunjuk tentang Anna dan Tamara, ia harus membawa Princess pulang terlebih dahulu.
Nama Princess kemudian menjadi bagian dari lelucon yang sengaja dibangun quest ini. Catatan perjalanan menggambarkan Geralt seperti seorang knight errant yang menyusuri hutan demi menemukan sang putri. Polanya menyerupai kisah lama tentang kesatria yang menyelamatkan perempuan bangsawan dalam bahaya, hanya saja objek pencarian Geralt adalah seekor kambing. Permainan yang sama sudah ada dalam versi Polandia melalui nama Księżniczka dan judul quest Na ratunek Księżniczce, jadi humor itu bukan tambahan yang lahir dari terjemahan Inggris A Princess in Distress.
Geralt menerima pekerjaan itu dengan kepraktisan yang menjadi cirinya. Selama menemukan Princess membuat Pellar memenuhi janjinya, tidak banyak gunanya memperdebatkan metode sang peramal. Pellar lalu menyerahkan Pellar's Bell, lonceng kecil yang bunyinya dikenal Princess dan dapat membuatnya mengikuti orang yang membunyikannya. Bahkan itu tidak menjamin perjalanan pulang akan lurus. Sang kambing mudah kehilangan minat ketika menemukan stroberi liar dan raspberry di hutan, dan Pellar sudah memperingatkan Geralt tentang kebiasaan tersebut sebelum ia berangkat.
Humor A Princess in Distress tidak memutus keseriusan Family Matters. Geralt masih mengejar jejak dua perempuan yang hilang, tetapi untuk bergerak satu langkah lebih jauh ia harus memakai kemampuan melacaknya pada seekor kambing. Untuk sementara, kemajuan penyelidikan bergantung pada apakah Princess mau mengabaikan buah beri dan mengikuti bunyi lonceng pulang ke rumah.
Mengawal Yang Mulia di Hutan
Geralt memasuki hutan sekitar pondok dengan lonceng dari Pellar. Witcher Senses membantunya menelusuri jejak Princess dan menangkap suara kambing di antara pepohonan. Keterampilan yang biasa dipakai untuk membaca keberadaan monster kini diarahkan kepada hewan ternak yang berkeliaran terlalu jauh dari pemiliknya.
Princess ditemukan di antara rumput dan pakis, tubuhnya yang terang terlihat di bawah naungan pepohonan. Geralt sudah mendapatkan kambing yang dicari Pellar. Pekerjaan berikutnya adalah membuat Princess mau berjalan pulang bersamanya.
![]() |
| Princess sudah ditemukan, tetapi Geralt masih harus membawanya pulang. |
Lonceng menjadi cara untuk mengarahkan Princess. Geralt berjalan sambil menarik perhatiannya kembali, menyesuaikan perjalanan dengan hewan yang dapat berhenti atau tertarik pada sesuatu di luar jalur pulang. Geralt tahu tujuan mereka, sedangkan Princess hanya perlu menemukan alasan untuk melangkah ke arah yang sama.
"Lewat sini, Yang Mulia," ujar Geralt saat mengawalnya. Sapaan itu mengikuti nama Princess dengan kesopanan yang lucu dalam keadaan tersebut. Seorang witcher bersenjata lengkap sedang memperlakukan kambing seolah ia tamu terhormat yang harus diantar, sambil tetap menanggung seluruh pekerjaan agar perjalanan mereka berhasil.
![]() |
| Sapaan Geralt kepada Princess memberi pencarian ini humor yang muncul dari karakternya sendiri. |
Geralt masih dapat bercanda di sela pekerjaan yang menguji kesabarannya. Ia mengikuti keanehan nama Princess, membujuknya, lalu terus mengawal hewan itu. Selipan kecil ini memperlihatkan sisi Geralt yang lebih santai, kontras dengan nada penyelidikannya ketika memeriksa rumah Phillip di Crow's Perch.
Serigala dan Beruang di Sekitar Pondok
Hutan tempat Princess berkeliaran juga dihuni pemangsa. Selama pencarian di kawasan ini, Geralt menghadapi kawanan serigala yang mengerumuninya dari beberapa arah. Pedang kembali diperlukan di tengah pekerjaan yang semula terdengar cukup diselesaikan dengan melacak jejak dan membunyikan lonceng.
![]() |
| Kawanan serigala menjadi ancaman nyata di kawasan tempat Princess berkeliaran. |
Di sekitar pondok, Princess berada dalam perhatian Pellar. Di hutan, ia berkeliaran di kawasan yang juga dilewati pemangsa. Kehadiran Geralt memberi tugas ini unsur perlindungan yang nyata, sekalipun hewan yang harus dibawa pulang tidak memahami bahaya di sekitarnya.
Ancaman lain datang dari seekor beruang. Kali ini Geralt berhadapan dengan satu pemangsa besar dari jarak dekat, berbeda dari serigala yang menyerang sebagai kawanan. Pencarian Princess yang terdengar sederhana kembali menuntut kemampuan bertarung seorang witcher.
![]() |
| Pertemuan dengan beruang membuat pencarian Princess menuntut kemampuan bertarung Geralt. |
Setelah ancaman di hutan teratasi, Geralt dapat menuntaskan perjalanan pulang bersama Princess. Lonceng kembali berguna ketika yang dibutuhkan adalah mengarahkan kambing menuju pemiliknya. Dalam satu pekerjaan kecil, Geralt harus berganti dari pelacak menjadi pengawal, menghadapi pemangsa, lalu kembali membujuk hewan yang tidak bisa diajak memahami mengapa mereka perlu segera tiba.
Princess Kembali ke Pellar
Princess akhirnya kembali ke pondok bersama Geralt. Pellar menyambutnya dengan kedua tangan pada wajah kambing itu, mencurahkan perhatian kepada hewan yang sejak tadi dicarinya. Lelaki yang sebelumnya gelisah kini sibuk menyapa Princess, sementara Geralt berdiri di dekat mereka.
![]() |
| Pellar menyambut Princess yang berhasil dibawa pulang oleh Geralt. |
Dengan Princess kembali, syarat Pellar akhirnya terpenuhi. Talisman telah membawa Geralt kepada orang yang pernah berhubungan langsung dengan Anna, sedangkan pencarian kambing menyingkirkan hambatan terakhir sebelum ramalan dapat dilakukan. Pellar kini siap menepati janjinya dan mencari arah yang belum dapat diberikan oleh bukti fisik di Crow's Perch.
Anna dan Tamara tetap belum ditemukan, jadi Geralt belum memiliki lokasi yang bisa langsung dituju. Namun penyelidikannya telah bergerak dari bekas perkelahian, darah, dan sebuah jimat menuju pengetahuan yang hanya dapat dicari melalui Pellar. Untuk saat ini, itu cukup. Geralt sudah membawa Princess pulang dan membuat sumber berikutnya siap memberikan jawaban.







