Setelah sebuah wajan sederhana membawanya pada jejak aktivitas rahasia di sebuah pondok White Orchard, urusan Geralt di wilayah itu belum selesai. Perjalanan berikutnya membawanya pada kisah yang telah berakhir jauh sebelum ia tiba, tetapi kali ini jejak yang tersisa terasa lebih dekat dengan hidupnya sendiri.
Jejak kali ini tidak ditinggalkan oleh tentara, penduduk desa, ataupun seseorang yang terseret ke dalam kekacauan perang. Orang itu adalah seorang witcher.
Jejak itu membawa Geralt ke reruntuhan Amavet Fortress. Di antara sisa benteng yang kini hanya menyimpan peninggalan masa lalu, ia menemukan sebuah diagram pedang bersama Interrogation Report lama. Dokumen itulah yang pertama kali memberinya sebuah nama, Kolgrim, witcher dari School of the Viper yang pernah singgah di White Orchard sebelum ditahan setelah seorang anak menghilang.
Dari penemuan inilah Scavenger Hunt: Viper School Gear berkembang melampaui pencarian dua diagram pedang. Jejak yang tersebar antara Amavet Fortress dan crypt keluarga Verrieres perlahan menyusun kembali perjalanan terakhir Kolgrim, mulai dari tuduhan penculikan dan prasangka terhadap witcher hingga kekuasaan Sir Ignatius Verrieres serta perjalanan pulang yang tidak pernah berhasil ia selesaikan.
Jejak School of the Viper di Reruntuhan Amavet Fortress
Amavet Fortress sudah tidak lagi utuh ketika Geralt menjelajahi White Orchard. Tembok-temboknya telah runtuh, sementara para deserter kini menguasai tempat yang dahulu dikuasai keluarga Verrieres. Setelah menghadapi mereka, Geralt dapat memeriksa apa yang masih tertinggal di antara reruntuhan dan menemukan jejak perkara lama yang ternyata berkaitan dengan witcher dari sekolah lain.
![]() |
| Reruntuhan Amavet Fortress menyimpan jejak kasus Kolgrim dari masa kekuasaan keluarga Verrieres. |
Di dalam reruntuhan itu, Geralt menemukan Interrogation Report yang mencatat kasus seorang witcher bernama Kolgrim. Laporan tersebut secara langsung menyebutnya sebagai witcher dari School of the Viper.
Di tempat yang sama terdapat diagram Serpentine Steel Sword, salah satu dari dua diagram Viper School Gear di White Orchard. Diagram itu tidak berada di Amavet Fortress sebagai loot tanpa alasan. Laporan interogasi menjelaskan bahwa diagram tersebut ditemukan ketika Kolgrim ditahan dan barang bawaannya diperiksa.
![]() |
| Interrogation Report ditemukan bersama diagram Serpentine Steel Sword yang disita ketika Kolgrim ditahan. |
Geralt pun tidak sekadar menemukan diagram untuk menempa sebuah pedang. Ia menemukan barang yang pernah disita dari witcher lain ketika nasib orang itu berada di tangan penguasa White Orchard.
Kolgrim dan Tuduhan Penculikan Vitty
Dalam suratnya, Kolgrim tidak menyebut White Orchard sebagai tujuan kontrak. Ia sedang dalam perjalanan kembali ke markas School of the Viper setelah menemukan diagram-diagram lama milik sekolahnya dan hanya singgah untuk bermalam.
Namun saat Kolgrim singgah untuk beristirahat, seorang anak bernama Vitty menghilang. Interrogation Report menyebut Vitty sebagai putra Paul, seorang peternak lebah yang tinggal di White Orchard. Kecurigaan kemudian mengarah kepada witcher asing yang kebetulan berada di wilayah tersebut.
Kolgrim ditahan sambil menunggu persidangan. Ketika barang bawaannya diperiksa, pihak berwenang menemukan diagram untuk menempa steel sword. Dalam laporan tersebut, keberadaan diagram itu bahkan dikaitkan dengan dugaan bahwa pedang semacam itu mungkin digunakan untuk mengintimidasi atau membunuh anak yang hilang.
Kasus Kolgrim memperlihatkan bagaimana posisi seorang witcher sebagai orang luar dapat membuat kecurigaan terhadapnya semakin besar. Dalam suratnya sendiri, Kolgrim mengatakan bahwa warga menjadikannya kambing hitam. Sementara itu, dokumen yang tersisa tidak memberikan bukti bahwa ia pernah membawa Vitty pergi ataupun menggunakan senjata terhadap anak tersebut. Sebaliknya, diagram yang berkaitan dengan profesinya justru ikut dijadikan bagian dari kecurigaan.
Ignatius Verrieres Kembali Muncul dalam Kisah White Orchard
Penguasa yang menangani kasus Kolgrim juga bukan sosok baru dalam perjalanan Geralt di White Orchard, yaitu Sir Ignatius Verrieres.
Jejak Ignatius sebelumnya sudah muncul melalui tragedi Claer dan pemukiman Hovel. Kali ini, kekuasaan keluarga Verrieres kembali terlihat melalui nasib seorang witcher asing yang sejak awal sudah dianggap mencurigakan oleh masyarakat sekitar.
Interrogation Report menunjukkan bahwa Ignatius meminta Kolgrim menjalani interogasi awal dengan penyiksaan. Penyiksaan itu tertunda bukan karena tuduhan terhadap Kolgrim dibatalkan, melainkan karena belum ada orang yang dianggap memenuhi syarat untuk melakukannya.
Namun fakta itu tidak membuktikan bahwa Ignatius sengaja menjebak Kolgrim atau mengetahui bahwa tuduhan penculikan tersebut salah. Tidak ada bukti yang cukup untuk menarik kesimpulan sejauh itu. Yang dapat diketahui hanyalah bahwa perlakuan terhadap Kolgrim sudah sangat keras ketika kasusnya masih bertumpu pada dugaan.
Trial by Ordeal, Jalan Keluar yang Dipilih Kolgrim
Dalam suratnya kepada Ivar Evil-Eye, Kolgrim menjelaskan bahwa ia menggunakan hak menurut hukum kebiasaan Temeria untuk meminta trial by ordeal daripada menyerahkan nasibnya pada keputusan sang baronet.
Ignatius menerima permintaan tersebut. Sebagai ordeal, Kolgrim diperintahkan untuk membersihkan crypt keluarga Verrieres dari wraith yang menghantui tempat itu.
Bagi orang biasa, masuk ke makam yang dipenuhi specter mungkin terdengar seperti hukuman mati. Bagi Kolgrim, menghadapi wraith setidaknya merupakan sesuatu yang ia kuasai. Suratnya bahkan memperlihatkan bahwa ia cukup yakin dapat menyelesaikan tugas tersebut, mengambil kembali diagram yang disita, lalu melanjutkan perjalanan pulang.
Konsep trial by ordeal memiliki akar sejarah nyata. Dalam hukum Eropa abad pertengahan, seseorang dapat menjalani ordeal seperti ujian air dingin atau besi panas untuk menentukan apakah ia bersalah atau tidak. The Witcher 3 mengadaptasi konsep tersebut ke dunianya sendiri dengan memberi Kolgrim ujian yang sesuai dengan profesinya, yakni membersihkan crypt dari wraith.
Ada ironi dalam pilihan Kolgrim. Ia mendapat kesempatan mempertaruhkan nyawa melawan monster untuk membuktikan bahwa dirinya tidak melakukan kejahatan terhadap manusia. Namun game tidak pernah menyatakan bahwa Kolgrim memilih jalan tersebut karena menganggap monster lebih mudah dipercaya daripada manusia. Itu hanya salah satu cara membaca situasinya, bukan motivasi yang pernah ia nyatakan secara langsung.
Geralt Menemukan Jasad Kolgrim di Crypt Keluarga Verrieres
Jejak kasus Kolgrim kemudian membawa Geralt menuju White Orchard Cemetery. Di bawah kapel terdapat crypt keluarga Verrieres, tempat trial by ordeal tersebut seharusnya berlangsung.
Wraith masih menghantui crypt ketika Geralt datang. Ia harus menghadapi makhluk tersebut sebelum dapat menjelajahi bagian dalam makam.
![]() |
| Wraith masih menghantui crypt keluarga Verrieres ketika Geralt mengikuti jejak trial by ordeal Kolgrim. |
Lebih jauh di dalam crypt, Geralt akhirnya menemukan jasad Kolgrim.
![]() |
| Jasad Kolgrim di crypt Verrieres menyisakan pertanyaan tentang bagaimana ia sebenarnya tewas. |
Kolgrim tidak pernah kembali ke School of the Viper. Di dekat jasadnya, Geralt menemukan surat yang ditujukan kepada Ivar Evil-Eye serta diagram Serpentine Silver Sword.
![]() |
| Bersama jasad Kolgrim, Geralt menemukan surat untuk Ivar Evil-Eye dan diagram Serpentine Silver Sword. |
Surat tersebut membuat penemuan jasad Kolgrim terasa semakin pahit. Ketika menulis kepada Ivar, Kolgrim masih berbicara seolah persoalan di White Orchard hanyalah gangguan sementara dalam perjalanan pulangnya. Ia mengatakan telah menemukan diagram yang selama ini dicari sekolahnya, sementara salah satunya telah ditemukan dan disita oleh orang-orang yang menahannya.
Kolgrim bahkan yakin akan mendapatkan kembali diagram yang disita itu. Namun ia tidak pernah melanjutkan perjalanan pulang. Lama setelah itu, ketika Geralt tiba di White Orchard, jasad Kolgrim masih berada di crypt keluarga Verrieres.
Namun game juga menyisakan versi lain tentang bagaimana Kolgrim sebenarnya berakhir di sana.
Bagaimana Kolgrim Sebenarnya Mati?
Interrogation Report memberikan versi resmi tentang nasib Kolgrim. Setelah trial by ordeal disetujui, ia masuk ke crypt untuk membersihkan tempat tersebut dan tidak pernah keluar. Berdasarkan keadaan itu, laporan menyimpulkan bahwa kemungkinan besar kekuatan supernatural di dalam makam terlalu kuat baginya.
Namun tidak ada saksi dalam laporan yang benar-benar melihat Kolgrim dibunuh oleh wraith. Kematian akibat specter hanyalah kesimpulan yang ditarik dari fakta bahwa ia tidak pernah kembali.
Di sisi lain, White Orchard juga menyimpan cerita lisan yang berbeda. Geralt dapat mendengar percakapan warga tentang kisah yang, menurut salah seorang dari mereka, diwariskan oleh neneknya. Seorang anak menghilang, seorang witcher kebetulan berada di sekitar wilayah itu, lalu warga menangkap dan menanyainya.
![]() |
| Cerita turun-temurun warga menawarkan versi berbeda tentang nasib seorang witcher di White Orchard. |
Dalam cerita tersebut, nasib sang witcher berakhir jauh lebih buruk. Ia disebut dibunuh oleh warga sebelum kemudian diketahui bahwa Drowner sebenarnya berada di balik hilangnya anak itu.
Namun cerita lisan ini tidak sama persis dengan Interrogation Report. Dokumen resmi menyebut Vitty sebagai putra Paul, seorang peternak lebah, sementara kisah turun-temurun warga menyebut anak yang hilang sebagai putra seorang blacksmith. Nama Kolgrim juga tidak pernah disebut secara langsung dalam percakapan tersebut.
Perbedaan itu penting. Cerita warga memiliki terlalu banyak kemiripan dengan kasus Kolgrim untuk diabaikan, tetapi beberapa detailnya tidak konsisten dengan Interrogation Report. Karena itu, kisah tersebut lebih tepat dianggap sebagai bukti bahwa versi alternatif tentang nasib seorang witcher memang beredar di White Orchard, bukan sebagai catatan yang dapat disamakan begitu saja dengan dokumen resmi.
Lore Kolgrim yang kemudian diperluas melalui Gwent: The Witcher Card Game tetap mempertahankan ketidakpastian tersebut. Versi resmi menyebut Kolgrim tewas ketika menjalani ordeal, sementara rumor yang beredar memberi versi yang lebih spesifik. Sebagian warga dikatakan menyerangnya sebelum ia sempat memasuki crypt, dan sang beekeeper disebut memenggal kepala Kolgrim dengan tangannya sendiri. Namun teks yang sama tetap menyebut kisah itu sebagai rumor, bukan fakta yang telah dipastikan.
Karena itu, kita tidak dapat memastikan bahwa Kolgrim tewas dibunuh wraith. Jasadnya memang ditemukan di crypt, tetapi tidak ada cukup bukti untuk mengatakan bahwa warga White Orchard pasti membunuhnya atau bahwa laporan resmi sengaja digunakan untuk menutupi pembunuhan tersebut. Dua versi berbeda tetap bertahan mengenai bagaimana ia sebenarnya tewas dan berakhir di tempat itu.
Kebenaran tentang Vitty Datang Terlambat
Ada satu bagian dari kasus Kolgrim yang justru tidak lagi menyisakan keraguan.
Ia tidak menculik Vitty.
Addendum pada Interrogation Report mencatat bahwa penyelidikan kemudian menemukan penyebab sebenarnya di balik hilangnya anak tersebut, yakni Drowners. Kolgrim menjadi tersangka karena berada di tempat yang salah pada waktu yang salah, sementara orang-orang di sekitarnya lebih dahulu mengarahkan kecurigaan kepada seorang witcher asing.
Masalahnya, kebenaran itu datang ketika semuanya sudah terlambat. Saat Drowners akhirnya diketahui berada di balik nasib Vitty, Kolgrim sudah mati. Fakta tersebut tidak pernah memberinya kesempatan untuk membersihkan nama ataupun melanjutkan perjalanan yang tertunda di White Orchard.
Tragedi Kolgrim bukan cuma soal ia gagal pulang dari White Orchard. Kebenaran akhirnya ditemukan, tetapi orang yang paling membutuhkannya sudah tidak ada untuk menerimanya.
Lore Kolgrim yang kemudian diperluas melalui Gwent menambahkan ironi lain pada kisahnya. Ketika masih kecil, Kolgrim disebut pernah diculik oleh monster bernama weeper. Seorang witcher menyelamatkannya dan mencoba mengembalikannya kepada ibunya, tetapi sang ibu tidak percaya bahwa anak yang dibawa pulang itu benar-benar putranya. Kolgrim akhirnya dibawa ke School of the Viper dan tumbuh menjadi witcher.
Bertahun-tahun kemudian, anak yang pernah menjadi korban penculikan itu tumbuh menjadi pemburu monster, lalu justru dituduh menculik anak orang lain.
Dan pada akhirnya, monsterlah yang sebenarnya berada di balik hilangnya anak tersebut.
Kolgrim, Ivar Evil-Eye, dan School of the Viper
Surat Kolgrim ditujukan kepada Ivar Evil-Eye, master witcher dari School of the Viper. Dari surat tersebut terlihat bahwa pencarian diagram bukan semata urusan pribadi. Kolgrim sedang berusaha membawa kembali peninggalan lama milik School of the Viper ke sekolah tempat ia berasal.
School of the Viper merupakan salah satu sekolah witcher dari wilayah selatan. Dalam rangkaian game, sekolah ini kemudian lebih dikenal melalui Letho of Gulet, witcher yang memainkan peran penting dalam peristiwa The Witcher 2: Assassins of Kings.
Namun kaitan Kolgrim dengan Letho hanya sampai pada sekolah yang sama. Tidak ada bukti bahwa Kolgrim merupakan bagian dari kelompok Kingslayers, pernah bekerja bersama Letho, Serrit, atau Auckes, maupun memiliki hubungan dengan operasi Nilfgaard yang kemudian mengguncang Northern Kingdoms. Kolgrim memiliki kisah dan tragedinya sendiri.
Lore School of the Viper tetap memberi konteks mengenai mengapa peninggalan sekolah tersebut begitu penting. Pada masa The Witcher 2, School of the Viper sudah runtuh, dan para witchernya kehilangan tempat yang dahulu menjadi rumah mereka. Keinginan untuk mempertahankan atau menghidupkan kembali sekolah itu kemudian menjadi sangat penting bagi Letho.
Bagi kisah Kolgrim, konteks terpentingnya jauh lebih sederhana. Ia sedang berusaha membawa pulang peninggalan lama School of the Viper ketika perjalanannya terhenti di White Orchard.
Dua Pedang yang Menyimpan Jejak Perjalanan Kolgrim
Jika dilihat dari mekanik permainan, Scavenger Hunt: Viper School Gear membawa Geralt mencari dua diagram, yakni Serpentine Steel Sword dan Serpentine Silver Sword.
Namun letak keduanya sebenarnya mencerminkan dua tahap berbeda dalam perjalanan terakhir Kolgrim.
Diagram Serpentine Steel Sword berada di Amavet Fortress karena ditemukan dan disita ketika Kolgrim ditahan. Interrogation Report yang tersimpan di tempat yang sama menjelaskan bagaimana diagram itu sampai ke tangan keluarga Verrieres.
Sementara itu, diagram Serpentine Silver Sword tidak ikut disita. Geralt kemudian menemukannya di crypt bersama jasad Kolgrim dan surat yang ditujukan kepada Ivar.
Dengan begitu, dua lokasi treasure hunt tersebut bukan sekadar dua titik di peta. Amavet Fortress menjadi tempat salah satu diagram Kolgrim disita, sementara crypt keluarga Verrieres menjadi tempat Geralt menemukan jasadnya bersama diagram Serpentine Silver Sword.
Dalam base game The Witcher 3, Viper School Gear di White Orchard hanya terdiri dari dua diagram pedang tersebut. Armor Viper dan perlengkapan lain yang kemudian hadir dalam Hearts of Stone diperoleh melalui jalur berbeda dan bukan bagian dari pencarian Kolgrim ini.
Kedua diagram akhirnya memang ditemukan, tetapi bukan oleh witcher yang bersusah payah mencarinya untuk School of the Viper. Diagram-diagram itu justru jatuh ke tangan Geralt, witcher dari sekolah berbeda yang bahkan tidak pernah sempat mengenal Kolgrim semasa hidup.
Witcher yang Datang Terlambat untuk Witcher Lain
Geralt tidak pernah mendapat kesempatan berbicara dengan Kolgrim. Tidak ada percakapan untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi setelah penahanannya, tidak ada kesempatan untuk membela Kolgrim di hadapan Ignatius, dan tidak ada keputusan yang dapat mengubah akhir cerita tersebut.
Semuanya sudah terjadi sebelum Geralt tiba.
Yang tersisa hanyalah diagram yang disita di Amavet Fortress, laporan interogasi, surat kepada Ivar, jasad di dalam crypt, serta kebenaran bahwa Kolgrim ternyata tidak bertanggung jawab atas hilangnya Vitty.
Itulah yang membuat Scavenger Hunt: Viper School Gear terasa lebih berbobot daripada pencarian perlengkapan biasa. Geralt tidak hanya menemukan dua diagram pedang. Ia merekonstruksi perjalanan terakhir seorang witcher yang singgah di White Orchard, dijadikan tersangka atas kejahatan yang tidak dilakukannya, lalu mati sebelum kebenaran muncul.
Kisah Kolgrim juga memperdalam perjalanan Geralt di White Orchard. Nama Ignatius Verrieres kembali muncul setelah tragedi Claer, tetapi kali ini melalui nasib seorang witcher. Warga kembali berhadapan dengan ancaman monster, tetapi kecurigaan lebih dahulu jatuh kepada seseorang yang justru memiliki kemampuan untuk menghadapi makhluk yang sebenarnya bertanggung jawab.
Geralt sendiri berhasil masuk ke crypt keluarga Verrieres, menghadapi wraith di dalamnya, lalu keluar dalam keadaan hidup. Menurut laporan resmi, Kolgrim tidak pernah kembali setelah menjalani ordeal di tempat yang sama, meskipun cerita warga menyimpan versi berbeda mengenai apa yang sebenarnya terjadi kepadanya.
Untuk Kolgrim, Geralt datang terlalu terlambat. Ia tidak dapat menyelamatkan witcher itu atau mengubah apa yang pernah terjadi di White Orchard. Tuduhan terhadap Kolgrim baru terbantahkan setelah kematiannya, sementara penyebab pasti kematiannya tetap tidak jelas karena laporan resmi dan cerita warga memberi versi berbeda. Yang dapat Geralt lakukan hanyalah membawa keluar dua peninggalan School of the Viper dan menyusun kembali kisah seorang witcher yang seharusnya hanya singgah sebentar, tetapi tidak pernah berhasil meninggalkan White Orchard.
Ketika keluar dari crypt keluarga Verrieres, Geralt meninggalkan jasad Kolgrim di belakang dan kembali melanjutkan perjalanannya. Vesemir tetap menunggu di tavern, sementara Yennefer sudah menuju Vizima. Secara sederhana, perjalanan Geralt di White Orchard semestinya sudah mendekati akhir.
Namun dari White Orchard Cemetery, bekas perang masih terlihat di hampir setiap arah. Tidak jauh dari crypt, sebuah Place of Power berdiri di antara bebatuan dan pepohonan. Lebih jauh, kincir angin terlihat di atas tanah yang kini berada di bawah kekuasaan Nilfgaard. Di antara tempat-tempat itulah masih tersisa barang, catatan, dan harta yang ditinggalkan orang-orang selama perang.
Kolgrim meninggalkan dua diagram karena perjalanan pulangnya terhenti. Orang-orang lain meninggalkan sesuatu karena perang memaksa mereka lari, membunuh, menjarah, atau tidak pernah kembali. White Orchard belum selesai menceritakan kisah mereka.





