Setelah menemui Tamara di Oxenfurt, Geralt kembali ke Crow's Perch membawa kabar yang ditunggu Bloody Baron. Putrinya selamat, tetapi tidak bersedia pulang. Anna belum ditemukan, sementara Geralt masih menunggu kelanjutan kisah Ciri dari Baron.
Kembali ke Crow's Perch
Di Crow's Perch, Geralt kembali bertemu Oswin, pekerja kandang yang pernah diselamatkannya ketika kandang kuda benteng terbakar. Saat kebakaran itu, Geralt membuka pintu kandang dari dalam agar Oswin dan kuda-kuda yang terjebak dapat keluar. Kini Oswin menghampirinya untuk berterima kasih dan memberinya 20 crown.
![]() |
| Oswin kembali menemui Geralt untuk berterima kasih atas pertolongannya dan memberikan 20 crown. |
Dalam perjalanan menuju kediaman Baron, sersan memanggil Geralt. Ia ingin tahu apa yang dilakukan Geralt bersama Phillip pada malam ketika penghuni benteng diperintahkan mengunci pintu dan tidak keluar rumah. Sersan hanya tahu keduanya pergi bersama malam itu. Ia tidak menyaksikan bagaimana Geralt membantu Baron mengangkat kutukan Dea.
Geralt lalu menanyakan keberadaan Phillip. Sersan menunjuk ke kebun dan mengatakan bahwa belakangan Baron sering duduk di sana tanpa makan atau minum. Perubahan itu terjadi setelah Phillip mengakui Dea sebagai putrinya.
![]() |
| Sersan menanyakan apa yang dilakukan Geralt bersama Baron pada malam ketika penghuni benteng diperintahkan mengunci pintu. |
Geralt menemukan Phillip di antara bunga-bunga yang dahulu dirawat Anna. Sebelum menanyakan hasil pencarian Geralt, Baron menunjuk hollyhock berbunga ungu. Phillip mendatangkan bunga itu dari Nazair karena Anna pernah membacanya dalam sebuah kisah dan ingin memilikinya. Ia masih ingat betapa senangnya sang istri ketika merawat dan memangkas bunga-bunga tersebut.
Phillip lalu mengenang bunga lain yang di Zerrikania disebut birds of paradise. Tamara menyukainya dan menamainya dragons of paradise. Ketika teringat Dea, Phillip mengaku lega karena ritual bersama Geralt telah mengangkat kutukan Dea. Namun, ia menyesal tidak akan pernah tahu bunga apa yang disukai Dea. Ia memiliki kenangan tentang bunga kesukaan Anna dan Tamara, tetapi tidak akan memiliki kenangan serupa tentang Dea.
![]() |
| Di kebun yang dahulu dirawat Anna, Phillip mengenang bunga kesukaan Anna dan Tamara sebelum mendengar kabar yang dibawa Geralt. |
Geralt sebelumnya telah mendengar Tamara menceritakan kekerasan yang dialaminya di rumah itu. Baron masih mengingat hal-hal yang disukai keluarganya, tetapi kenangan itu tidak mengubah alasan putrinya meninggalkan Crow's Perch.
Geralt hendak menyampaikan kabar tentang Tamara, tetapi Phillip lebih dahulu mengajaknya masuk. Di dalam kediamannya, Geralt mengatakan bahwa ia telah menemui Tamara di Oxenfurt. Baron segera menanyakan apakah putrinya sehat dan selamat, lalu mengapa Geralt tidak membawanya pulang. Geralt menjelaskan bahwa Tamara tidak bersedia kembali.
Phillip sulit menerima penolakan itu. Ia mengatakan kamar Tamara masih menunggunya, bahkan telah memesankan sepasang sandal rumah dari Toussaint untuk menyambut kepulangan putrinya.
![]() |
| Geralt menyampaikan bahwa Tamara telah ditemukan di Oxenfurt, tetapi tidak bersedia kembali kepada ayahnya. |
Setelah mengetahui Geralt belum menemukan Anna, Baron memenuhi janjinya untuk melanjutkan kisah Ciri. Ketika luka Ciri mulai pulih, Phillip mengajaknya berburu bersama anak buahnya agar Ciri dapat kembali beraktivitas setelah beristirahat di benteng. Dari perburuan itulah kisah perlombaan bermula.
Di Sekitar Api Unggun
Sebelum tiba di Crow's Perch, Ciri telah melewati perjalanan bersama Gretka dan pertarungan melawan Wolf King. Di benteng Baron, lukanya berangsur pulih hingga ia dapat ikut berburu. Malam itu, Ciri duduk bersama Phillip dan anak buahnya di sekitar api unggun, sementara seekor babi hutan hasil buruan mereka dipanggang.
![]() |
| Seusai berburu babi hutan, Ciri berbincang dengan Baron dan anak buahnya di sekitar api unggun. |
Phillip memuji Ciri karena berhasil membunuh babi hutan besar dan menawarinya sebagian daging hasil buruan. Sersan juga mengakui keberhasilannya. Seorang prajurit heran melihat Ciri berburu babi hutan dengan pedang, senjata yang tidak lazim dipakai untuk perburuan itu. Ciri menjelaskan bahwa ia tidak membawa busur maupun tombak, sehingga mengandalkan pedangnya.
Keterampilan itu membuat prajurit tadi ingin tahu di mana Ciri belajar berpedang. Ciri pernah berlatih bersama Geralt, Vesemir, dan para witcher lain di Kaer Morhen. Ia tidak menjalani mutasi seperti mereka, tetapi latihan di sana dan pengalamannya setelah meninggalkan benteng para witcher turut membentuk kemampuannya.
Pedang dan Seekor Kuda
Oswin mengakui bahwa perempuan bisa mahir berpedang, tetapi meremehkan kemampuan mereka menunggang kuda. Ciri menanggapi ejekan itu dengan menantangnya berlomba. Ketika diminta menentukan taruhan, Ciri memilih kuda betina hitam yang berada di kandang Crow's Perch.
Oswin tidak dapat mempertaruhkan kuda itu karena pemiliknya adalah Phillip. Baron lalu mengambil alih tantangan dan menawarkan diri menjadi lawan Ciri. Jika Ciri menang, ia akan mendapatkan kuda yang diinginkannya. Jika Baron menang, pedang Ciri menjadi miliknya. Ciri menerima taruhan itu, dan mereka sepakat berlomba saat fajar.
![]() |
| Ejekan tentang kemampuan perempuan berkuda berkembang menjadi taruhan antara Ciri dan Baron. |
Perlombaan Menuju Menara
Keesokan paginya, Ciri dan Baron bersiap di lintasan yang telah dipilih. Anak buah Phillip turut hadir untuk menyaksikan perlombaan. Sebuah menara menjadi garis akhir, dan siapa yang lebih dahulu tiba di sana akan memenangkan taruhan.
![]() |
| Ciri dan Baron berlomba menuju menara. Taruhannya adalah kuda betina hitam milik Baron dan pedang Ciri. |
Ciri memacu kudanya menyusuri jalan menuju menara. Kuda yang ditungganginya berbeda dari kuda betina hitam milik Baron yang menjadi taruhan. Di tengah perlombaan, Phillip menyinggung keinginan Ciri untuk mendapatkan kuda tersebut. Ciri mengatakan bahwa ia pernah memiliki kuda serupa.
Saat mendekati menara, Ciri dan Baron mendengar suara dari arah bangunan itu. Seekor basilisk kemudian menukik ke arah mereka. Taruhan atas kuda dan pedang mendadak tak lagi menjadi perhatian.
Basilisk di Ujung Lintasan
![]() |
| Kemunculan basilisk mengakhiri perlombaan dan menghadapkan Ciri serta Baron pada ancaman yang tidak mereka perkirakan. |
Basilisk termasuk draconid. Entri bestiary dalam The Witcher 3 menjelaskan bahwa makhluk ini tidak dapat mengubah korban menjadi batu melalui tatapannya. Racun, cairan asam, cakar, dan giginya sudah cukup membuat monster itu berbahaya.
Kisah Phillip terhenti pada kemunculan basilisk. Geralt ingin mengetahui bagaimana Ciri menghadapi monster itu, tetapi Baron belum bersedia melanjutkan ceritanya.
Kembali pada Pencarian Anna
Meski telah mendengar bahwa Tamara selamat, Baron masih menunggu kabar tentang Anna. Ia baru akan melanjutkan kisah Ciri setelah Geralt menemukan istrinya.
![]() |
| Baron menahan kelanjutan kisah Ciri sampai Geralt menemukan Anna. |
Dari kisah Baron, Geralt kini tahu bahwa Ciri sempat pulih, ikut berburu, dan bergaul dengan orang-orang di Crow's Perch. Namun, ia belum mengetahui bagaimana Ciri menghadapi basilisk atau ke mana perempuan itu pergi setelah meninggalkan benteng.
Geralt masih memiliki petunjuk dari catatan Hendrik di Heatherton mengenai seorang penyihir di sekitar Midcopse yang dikaitkan dengan Ciri. Selama Baron menunggu kabar tentang Anna, petunjuk lama itulah yang menjadi arah pencarian Geralt berikutnya.








