Hunting a Witch: Mencari Penyihir dan Menemukan Keira Metz di Midcopse

Kisah perlombaan Ciri dan Bloody Baron terhenti ketika seekor basilisk muncul. Geralt masih belum mengetahui ke mana Ciri pergi setelah meninggalkan Crow's Perch. Baron pun belum bersedia melanjutkan ceritanya sebelum Geralt mendapat kepastian mengenai keberadaan Anna.

Karena cerita Baron belum berlanjut, Geralt menelusuri petunjuk lain dalam catatan Hendrik di Heatherton. Catatan itu menyebut Ciri pernah berselisih dengan seorang penyihir setelah tiba di Velen. Geralt pun menuju Midcopse, berharap dapat menemukan perempuan yang dimaksud.

Rumor di Midcopse

Geralt belum mengetahui nama penyihir itu. Warga Midcopse lebih banyak membicarakan ramuan, nasihat, dan pertolongan yang diberikannya di tengah perang. Dari percakapan dua perempuan, Geralt mendengar petunjuk menuju rumahnya. Ia harus melewati kolam, mengitari sebuah batu besar, lalu berbelok ke hutan sampai menemukan gerobak terbengkalai.

Geralt berjalan di antara rumah beratap jerami di Midcopse.
Catatan Hendrik membawa Geralt ke Midcopse untuk mencari penyihir yang dikaitkan dengan Ciri.

Selama berada di Midcopse, Geralt juga melengkapi koleksi Gwent-nya. Ia membeli Poor Fucking Infantry, Crinfrid Reavers Dragon Hunter, dan Morteisen dari merchant setempat. Geralt lalu mengalahkan merchant itu dalam Gwent dan mendapat Torrential Rain sebagai hadiah acak. Kemenangan berikutnya atas pengrajin armor memberinya Cockatrice dengan cara yang sama.

Setelah itu, Geralt bertanya kepada seorang perempuan yang sedang menyapu di depan rumahnya. Perempuan itu menyarankan agar ia menemui suaminya. Pria tersebut pernah berobat kepada sang penyihir karena sakit punggung sehingga mengetahui tempat tinggalnya.

Geralt menemui pria itu di dekat rumah mereka dan menanyakan jalan menuju tempat tinggal penyihir. Namun, pria tersebut meminta 50 crown sebagai imbalan. Geralt memilih tidak membayar ataupun menggunakan Axii untuk memaksanya berbicara.

Informasi yang Dibayar dengan Pertolongan

Setelah percakapan mereka berakhir, pria itu meninggalkan desa. Geralt menunggu sampai ia berjalan cukup jauh, lalu membuntutinya dari kejauhan. Di tengah perjalanan, sekelompok nekker muncul dan menyerang pria tersebut.

Geralt membunuh kawanan nekker sebelum mereka menghabisi pria itu. Setelah diselamatkan, pria tersebut bersedia menunjukkan jalan menuju rumah penyihir tanpa meminta bayaran lagi.

Geralt melawan sekelompok nekker di dekat seorang warga Midcopse.
Geralt memperoleh petunjuk menuju rumah penyihir setelah menyelamatkan warga yang semula meminta bayaran.

Setelah menunjukkan jalan menuju rumah penyihir, pria itu meminta Geralt agar tidak menyakiti perempuan tersebut. Ia telah mendengar kabar tentang Witch Hunters dan mengaitkannya dengan kedatangan Geralt yang membawa pedang. Ia bahkan mempertanyakan apakah witcher dan Witch Hunters sebenarnya sama. Geralt menjelaskan bahwa keduanya berbeda dan meyakinkannya bahwa ia tidak berniat menyakiti penyihir yang dicarinya. Mendengar jaminan itu, pria tersebut merasa lega. Ia mengatakan bahwa sang penyihir belum lama tiba di daerah tersebut, tetapi sangat bijaksana.

Berbekal keterangan pria itu dan petunjuk yang didengarnya di desa, Geralt mengikuti jalan melewati kolam, batu besar, dan gerobak terbengkalai menuju rumah penyihir di dalam hutan.

Warga yang Membutuhkan Penyihir

Geralt tiba ketika beberapa warga sedang meminta bantuan kepada seorang perempuan berambut pirang. Sapi terakhir milik mereka terbaring di kandang, bernapas berat, dengan cairan mengalir dari hidungnya. Ternak mereka yang lain telah mati kelaparan atau dibawa oleh tentara.

Perempuan itu memberi mereka herba yang harus dicampur dengan air yang diambil dari mata air pada tengah malam. Ia juga meminta agar kandang dibersihkan sebelum ramuan diberikan. Para warga berterima kasih, tetapi setelah pergi mereka masih berhati-hati membicarakannya. Mereka khawatir membuat sang penyihir marah dan menjadi sasaran pembalasannya.

Penyihir Midcopse menjelaskan penggunaan ramuan kepada beberapa warga.
Penyihir Midcopse memberi herba dan petunjuk untuk merawat sapi terakhir warga.

Perang telah merenggut sebagian besar ternak warga itu. Jika sapi terakhir mereka mati, kelangsungan hidup keluarga tersebut ikut terancam. Meski masih curiga dan takut membuat sang penyihir marah, mereka tetap datang meminta pertolongannya.

Rumah Kosong dan Sebuah Portal

Setelah menyuruh warga pulang, perempuan itu masuk ke rumah tanpa menanggapi Geralt. Ketika Geralt menyusul, rumah tersebut kosong. Dengan Witcher Senses, ia memeriksa salep, lilin biasa, koleksi buku, perhiasan yang tidak lazim ditemukan di Velen, serta pentagram yang digambar dengan kapur.

Geralt juga mengambil dua bacaan dari pondok tersebut. Recipe for Black Eyeliner menjelaskan cara membuat eyeliner hitam dari arang obat, kuning telur, dan minyak lavender ketika kosmetik yang biasa digunakan tidak tersedia.

Letter to Alexander ditandatangani dengan inisial K. Penulisnya telah memaafkan Alexander, tetapi masih kesal karena penyihir itu enggan membicarakan hasil penelitian wabah yang dilakukannya di sebuah menara. Ia ingin tetap diizinkan menyaksikan Alexander bekerja dan mengundangnya untuk menghabiskan waktu bersama sambil menikmati anggur.

Perhatian Geralt kemudian tertuju pada sebuah tengkorak berukir yang memancarkan aura sihir kuat. Ketika ia mengaktifkannya di dekat pentagram, sebuah portal terbuka. Pondok sederhana itu ternyata menjadi jalan masuk menuju tempat persembunyian yang jauh lebih nyaman.

Portal sihir terbuka di atas pentagram dalam rumah penyihir Midcopse.
Tengkorak berukir membuka portal menuju tempat persembunyian sang penyihir.

Di balik portal, Geralt menemukan taman tersembunyi, tangga batu, dan ruangan yang lebih sesuai dengan selera seorang sorceress daripada pondok di tengah hutan. Di sana ia juga mengambil buku berjudul Elven Sages.

Elven Sages membahas Aen Saevherne, kelompok Sage yang berbeda dari penyihir elf pada umumnya. Menurut penulis buku itu, kemampuan sihir dan pengetahuan mereka luar biasa, bahkan mencakup masa lalu dan masa depan. Para Sage juga disebut menyimpan pengetahuan khusus mengenai sifat dan cara kerja Elder Blood serta gen Lara Dorren. Ciri merupakan keturunan Lara Dorren yang mewarisi Elder Blood, warisan yang menjadi salah satu bidang pengetahuan para Sage.

Pemilik tempat persembunyian itu rupanya sudah mengetahui kedatangan Geralt dan memanggilnya dari lantai atas. Saat Geralt menyusul, perempuan itu sedang berendam. Ia meminta Geralt membalikkan badan sementara sihir membantunya berpakaian.

Geralt menggodanya dengan mengatakan bahwa ada bagian yang terlewat ketika ia mandi. Perempuan itu menanyakan apakah Geralt datang hanya untuk memandanginya, lalu menyebut pemandangan tadi sebagai sambutan yang menyenangkan bagi seorang kawan lama.

Penyihir yang dibicarakan warga Midcopse ternyata Keira Metz. Geralt terkejut menemukan perempuan yang sangat membenci kehidupan perdesaan justru tinggal di pelosok Velen. Keira menyindir bahwa anak-anak, kesatria pengembara, dan orang bodoh biasa menunjukkan keheranan semacam itu.

Keira Metz berbicara dengan Geralt di ruang tersembunyinya.
Penyihir Midcopse ternyata Keira Metz, kenalan lama Geralt dan mantan penasihat Raja Foltest.

Keira Metz, Kenalan Lama Geralt

Keira Metz dari Carreras merupakan sorceress asal Temeria yang pernah menjadi penasihat Raja Foltest. Pertemuan di Velen ini merupakan kemunculan langsung pertamanya dalam seri game. Dalam The Witcher 2, namanya pernah disebut, tetapi ia belum tampil sebagai karakter di layar.

Geralt dan Keira sudah saling mengenal sejak peristiwa dalam novel. Mereka pernah berbicara di sebuah perjamuan di Thanedd sebelum konflik di pulau itu berubah menjadi kudeta terbuka. Dalam kekacauan berikutnya, Artaud Terranova melempar Keira melalui sebuah jendela. Geralt menemukan perempuan itu dalam keadaan terluka ketika ia sendiri sedang berusaha mencari Ciri.

Setelah Brotherhood of Sorcerers runtuh, Philippa Eilhart membentuk Lodge of Sorceresses, dan Keira menjadi salah satu anggota awalnya. Keanggotaan itu kemudian membahayakannya. Di Loc Muinne, nama Keira termasuk di antara anggota Lodge yang dituduh terlibat dalam persekongkolan pembunuhan para raja.

Geralt pernah mengenal Keira sebagai penasihat raja yang terlibat dalam urusan para penyihir. Kini, perempuan yang namanya terseret dalam tuduhan terhadap Lodge itu harus bersembunyi di sebuah pondok terpencil di Velen.

Dari Penasihat Raja Menjadi Penyihir Desa

Keira bersembunyi karena perburuan terhadap pengguna sihir membuat pilihannya semakin sempit. Di utara, Radovid mengerahkan Witch Hunters untuk menyisir wilayah, membakar buku, menggantung peramal, dan menyiksa peramu obat. Pergi ke selatan pun tidak memberinya kebebasan karena wilayah itu berada di bawah kendali Nilfgaard.

Geralt mengingatkan bahwa Emhyr masih mengizinkan para mage bekerja, meski berada di bawah kendali ketat. Namun, bagi Keira, perbedaan antara Emhyr dan Radovid tidak mengubah persoalan yang dihadapinya. Keduanya membenci Lodge, sedangkan ia pernah menjadi anggotanya.

Kehidupan sebagai penyihir desa jauh berbeda dari kehidupan Keira dahulu. Ia menyindir bahwa penduduk akan menghormati siapa pun yang mampu membuat salep untuk wasir. Ketika Geralt mengatakan bahwa alam seharusnya menenangkan, Keira justru mengeluhkan baunya yang busuk. Ia telah cukup lama tinggal di Velen untuk membenci tempat itu, meski ramuan dan pengetahuannya tetap membuat warga Midcopse datang meminta bantuan.

Keira juga tidak mengetahui kabar anggota Lodge lainnya. Menurutnya, dalam keadaan seperti itu, lebih aman jika ia tidak tahu terlalu banyak. Ia ingin menghubungi mereka, tetapi tidak tahu siapa yang masih bisa menjawab atau siapa yang mungkin sedang mendengarkan.

Pondok sederhana yang dilihat warga Midcopse dan ruang tersembunyi di balik portal memperlihatkan dua sisi kehidupan Keira di Velen. Di mata penduduk, ia perempuan misterius yang tinggal di tengah hutan. Di ruang pribadinya, buku, perhiasan, kosmetik, dan sihir yang lebih rumit masih mengingatkan pada kehidupan yang terpaksa ia tinggalkan, sementara resep eyeliner di pondoknya memperlihatkan bagaimana penampilan dapat dirawat dengan bahan sederhana. Surat bertanda inisial K yang ditemukan Geralt juga mengisyaratkan keakraban Keira dengan Alexander dan ketertarikannya pada penelitian wabah yang dilakukan penyihir itu.

Petunjuk yang Beralih Arah

Geralt lalu mengatakan bahwa ia sedang mencari Ciri dan meminta Keira merahasiakan hal itu. Keira terkejut mendengar kemungkinan Ciri berada di Velen. Lodge dan nyaris setiap penguasa di Benua pernah mencarinya, sehingga kabar tentang keberadaannya dapat menarik perhatian yang berbahaya.

Geralt menduga Ciri sedang bersembunyi dari seseorang. Ia menceritakan isi catatan Hendrik tentang perempuan berambut pucat yang berselisih dengan seorang penyihir. Keira mula-mula menepis dugaan itu sambil menyindir gadis-gadis setempat yang menurutnya terlalu bodoh untuk bertengkar dengannya. Setelah Geralt memperjelas bahwa perempuan yang dimaksud adalah Ciri, Keira menegaskan bahwa ia belum pernah melihatnya dan bukan penyihir yang berselisih dengannya.

Keira tidak langsung memberikan petunjuk lain. Ia lebih dulu menggoda Geralt dengan meminta permohonan yang lebih pantas atau persembahan. Keduanya berkelakar tentang telur, ayam, rasa terima kasih, dan kebiasaan Geralt mencari masalah. Namun, karena yang sedang mereka bicarakan adalah Ciri, Keira akhirnya bersedia membantu.

Belum lama sebelumnya, seorang tamu datang kepada Keira untuk menanyakan perempuan muda berambut pucat yang akan mudah dikenali di antara warga. Menurut Keira, pengunjung itu bukan gerilyawan Scoia'tael, melainkan seorang mage elf bertopeng. Ia tidak menyebutkan namanya dan merahasiakan banyak hal, tetapi Keira menyukainya serta menganggapnya cerdas dan tenang.

Keira Metz menjelaskan sosok bertopeng yang mencari Ciri kepada Geralt.
Keira pernah didatangi mage elf bertopeng yang juga mencari Ciri di Velen.

Mage itu mengatakan bahwa ia seharusnya bertemu Ciri di Velen dan ingin tahu apakah perempuan itu telah tiba lebih dahulu. Keira berusaha mendapatkan keterangan lebih banyak, tetapi tamunya lebih sering bertanya daripada menjawab.

Mage tersebut tidak meninggalkan pesan untuk Ciri. Ia hanya meminta Keira mengarahkan Ciri kepadanya jika mereka bertemu. Tempat persembunyiannya berada di reruntuhan elf dekat Midcopse.

Keira menawarkan diri untuk menemani Geralt karena ia juga memiliki urusan yang belum selesai dengan mage bertopeng itu. Pengunjung tersebut pernah menjanjikan sesuatu kepadanya, lalu pergi tanpa menepatinya. Keira juga menduga Ciri mungkin berada di reruntuhan dan ingin bertemu Cirilla sendiri.

Keira bukan penyihir yang berselisih dengan Ciri seperti disebut dalam catatan Hendrik. Namun, Geralt kini mempunyai tujuan baru. Ia menerima tawaran Keira dan berangkat bersamanya menuju reruntuhan elf dekat Midcopse untuk mencari tahu apa yang diketahui mage bertopeng itu tentang Ciri.

Posting Komentar

Lebih lama Lebih baru